Archive for April 2011

distraction

they say it's what you need.
well, i'm not gonna believe.

lalu,

berjingkat hati-hati, jengkal demi jengkal, ujung jemari kakimu mencium tanah basah.

mata terpejam.
sebentar-sebentar, muncul bergantian. tak singgah lama namun menyita. tercuplik sepotong percakapan, tatapan, senyuman, pemandangan, tempat-tempat, suara, tulisan, pikiran. abstraksi dari kenyataan. bercampur.
kamu tahu, aku tidak mau dipikirkan.
kamu membuka mata.
buat apa berjingkat? tidak ingin didengar, oleh siapa?
kamu biarkan telapak kakimu menyapa tanah basah.
sekarang, jalanmu cepat.




hehe, i kinda love the colors :p

gngtng

graphic myspace at Gickr.com

they say high school times were the best ones to keep in mind
well, i guess it's true
it leaves me bunch of memories to keep
and among many random scattered memories of everything seen, said, heard, and experienced
i guess they leave me the best ones
that's why i insist to make them stay in my life.

skill is not talent. talent is given. skill is obtained. talent is appreciated but skill is truly needed.

fail

ke kosan brenda yang ada di sebelah kosan dira dimana di kosan dira ada haju dan nono

nyamper haju dan nono

gw: cie nono rajin amat nih (ngeliatin nono lg ngerjain soal2 tutor)
nono: iya nih hikssssss, jumat gue uts doain yaaaa
gw: oooh pantesan rajin haha, iye dah didoain, uts apa sih? kimia?
haju+nono ngikik
(ngeliatin soal nono lagi yang isinya semua adalah aljabar dan fungsi2an gitu)
nono: ceu, lu udah selupa itu apa masuk sr sampe kalkulus sama kimia aja gabisa ngebedain?

HIGS, sedihnya.

do mi kado

mencoba menafsirkan arti dari lagu permainan kanak-kanak kita, domikado, bersama Rabita Syahbunan di perjalanan menuju kebun binatang tadi pagi.


berikut liriknya:
do mi ka do mi ka do es ka
es ka do es ka do be a be o
cis cis one two three four dst

jika diartikan, maka artinya:
do mi ka do -> do (lakukan) mi (me: saya) ka do (kado, hadiah)
es ka do -> es (as: sebagai) ka do (kado, hadiah)
be a be o -> be (jadi) a (sebuah) be o (beo)
cis cis -> keju, keju

maka arti dari lirik tsb adalah kurang lebih
beri saya kado, sebagai kado, kadonya jadinya seekor beo, keju, keju!

maka kurang lebih maknanya adalah seorang anak yang meminta diberi kado dan kadonya adalah seekor beo atau keju.

maaf absurd.

yeay

changed my header with my latest doodle (after decades!), haha. got tired drawing plenty of triangles for my latest 2D assignment, yeah that bothersome transformasi zz. so instead of drawing it on my linen paper for my assignment, i draw it on my sketchbook as random doodles. sorry i have no scanner so i captured it with a poor quality camera, aargggh. kinda messy, but somehow i like it, after a long time, finally a work i do with my own will ;p

if thou must love me (Sonnet 14)

If thou must love me, let it be for nought

Except for love's sake only. Do not say,
"I love her for her smile—her look—her way
Of speaking gently,—for a trick of thought
That falls in well with mine, and certes brought
A sense of pleasant ease on such a day"—
For these things in themselves, Belov├Ęd, may
Be changed, or change for thee—and love, so wrought,
May be unwrought so. Neither love me for
Thine own dear pity's wiping my cheeks dry:
A creature might forget to weep, who bore
Thy comfort long, and lose thy love thereby!
But love me for love's sake, that evermore
Thou mayst love on, through love's eternity.

- Elizabeth Barret Browning

#wishlist

The Anagram: Poem and Prose Poems by Laksmi Pamuntjak

hampir banget beli ini kemaren di aksara, tapi gak jadi soalnya niatnya uangnya mau dipake buat beli merchandise radio dept (yang ternyata gak buka stand merchandise sama sekali) aaaah sedih, kapan bisa ke aksara lagi :'(

yesterday's review

what: radio dept concert

when: april 23, 2011
where: potato head, pacific place jakarta

if i should review it in a sentence: good band, bad promotor. sorry to say.

ok, bencana pertama yang menghancurkan konser impian gue adalah venue-nya. gue emang ga expect potato head bakalan se-wah sabuga, karena konser radio dept ini emang konsepnya intimate concert gitu dan promotornya cuma jual 800 tiket. so, yang ada di bayangan gue adalah tempat konser yang mungkin bakal sebesar, hmm... eldorado mungkin? atau at least, sebesar studio tpb gue deh. yah, pokoknya ga sebesar sabuga tapi feasible buat 800 orang nonton dengan nyaman dan dapet feel intimasi sama artisnya.
dan, tadam.... konsep bayangan gue pun hancur cur cur saat melihat si kepala kentang yang sesungguhnya. ternyata si kepala kentang alias potato head ini kayanya ga lebih besar daripada bagian belakang kantin bengkok. yes, venue-nya ternyata adalah pub yang mirip lorong memanjang gitu, yang ada meja barnya, dan itu menurut gue cuma layak buat sekitar 100-200 orang. intimate concert? intimate sama penontonnya alias desek-desekan, ya iya.
bencana kedua, di tempat si artis bakal main itu sama sekali ga dibikin panggung, atau pokonya sesuatu yang bikin posisi mereka bisa lebih tinggi dan crowd yang ada di situ semua bisa liat mereka. dan ini bikin gue cuma sukses liatin punggung orang-orang aja sepanjang nonton, dan (kalo beruntung, setelah jinjit-jinjit lebay itu juga) sekali-kali liat topi dan sedikit muka gitarisnya. gue gak lihat muka vokalisnya sama sekali sepanjang konser. gue sama sekali ga lihat stage act mereka kaya gimana.
bencana ketiga, this concert turns out to be ajang pergaulan kaum hipster. dress up maksimal, cigarettes, beer. ya bayangin aja deh, udah tempatnya sesek berjejal-jejal orang gitu, AC cuma satu (not helping at all, should i say), pengap banget dan harus ditambah asap rokok si orang-orang hipster ini. bahkan sebenernya kalo mau jahat, i doubt that they all actually listen radio dept. entah kenapa, gue mikirnya sebagian dari crowd disitu adalah orang-orang yang emang tempat gaulnya adalah si kepala kentang itu dan ya mereka dateng aja ke gig yang diselenggarain di tempat itu.
aaah, kecewa nih sama acaranya. doesn't worth my 200k at all. :(

one of my favorite debussy's piece besides clair de lune. creates unexplainable feelings.

the times when you get stuck studying then sign in ym via mobile phone then spying the one you want to talk to the most, wondering if he/she is apparently invisible.
another treasure in my old archive. brings back memories :)

time flies

tiba-tiba sebentar lagi kita bukan tpb lagi

dan sebentar lagi kita harus mengisi kuesioner penjurusan terakhir, yang paling penting
bismillah, semoga dimantapkan hatinya pada pilihan masing-masing.

"aku ada, tapi kau ignoran terhadapku. itu lebih menyakitkan daripada tidak ada"


-a random notes i found from my old drafts. somehow, it hits something.

just come! it's worth the time and money ;)

tanda tanya

Tuhan itu harus kita temukan masing-masing

dengan jalan kita sendiri
Tuhan baru bisa kita mengerti dan kita resapi dengan hati kita
saat kita menemukan-Nya sendiri
Tuhan baru bisa terasa ada
saat kita mencari-Nya sendiri

Tuhan tidak akan ada kalau hanya sebatas konsep yang terdoktrin sejak kecil
Tuhan tidak akan pernah ada kalau hanya sebatas kewajiban yang diajarkan sejak lahir

Tuhan bukan kewajiban
mencari Tuhan bukan kewajiban
menyembah Tuhan bukan kewajiban
tapi kebutuhan

ya Tuhan, buat hati saya tergerak untuk mencari
agar saya membutuhkan bukan terwajibkan.

melankoli bodoh

saya terjebak dalam hidup yang monokrom biru

jangan tanya kenapa, apa, atau siapa
cukup bawa saja kuning, atau merah, atau putih kembali.

confirmed

i
am
going
to
watch
23 april jakarta!

wooohoooo so stoked!

old songs never die

Staring bright through the window
You're bending over to me
A sentimental forsaken
You're trying hard yet to comfort
But you're waving me goodbye
A sentimental forsaken

You're looking around you are hasted
You're supervising my chief
My heart is tikking, let it on
Looks like you're dying to say
But now you turn your head away
Get out and leave me, let it on

But when it's going to be ok
I'm cruisin' on a train
I've got to fear no holiday
Fear is where I'm in

You're staring bright through the window
you're moving closer to me
A sentimental forsaken
You're trying hard yet to comfort
But now you're waving me goodbye
Get out and leave me, let it on

But when it's going to be ok
I'm cruisin' on a train
I've got to fear no holiday
Fear is where I'm in.


cruisin' - sioen

kremain

kemarin itu seperti sejengkal jaraknya dari ujung jemari

dekat tapi tidak tergapai
kemarin itu dekat di pikiran namun jauh pada nyatanya
kemarin itu perhiasan indah yang terletak dalam kotak kaca tanpa celah terbuka
ada namun berjarak
kemarin itu suara sayup dari jauh namun mendistraksi pikiran dan tak bisa dilenyapkan

kemarin itu hantu
kemarin itu memenuhi setiap ruang pikiran

setiap hari, kemarin terpikirkan.

happiness is

12 hours of sleep on a bed under a blanket after 6 sleepless nights before.

spell it, h e a v e n.

SUMPAH GUE BANGGA BANGET


sumpah, satu hari yang singkat ini bener-bener merangkum dengan sangat baik seluruh perjuangan kami, anak2 TPB. anak2 TPB yang secara skill emang ga ada apa-apanya. anak2 TPB yang katanya cupu2 dan bego2.

yang membuat kami hebat adalah, semangat kami. semangat kami membuat kami melewati batas-batas kami. karena kami bersama. karena kami nekat. dan kami bisa.
selalu dan selalu, itu jawaban kami setiap ditanya, "apa yang kalian punya sampe kalian merasa sanggup bikin wisudaan ini?"
yang kami punya adalah semangat kak, bahwa kami mampu bikin wisuda ini, kami satu angkatan.
"alah, basi!"
mungkin basi kak, tapi nyatanya toh benar, kan?

satu hari ini adalah pembuktian.
pembuktian dari hari-hari penuh forsir itu.
mulai dari presentasi-presentasi yang menyita pikiran. sampai tengah malam bahkan pagi, berkutat dengan kertas-kertas: brainstorming ide, bikin storyboard, rangkum semua ide kami dalam gambar visual di atas kertas A2 dan A1.
tolak lagi, konsep lagi, buat lagi. lalu, tolak lagi.
lalu saat akhirnya konsep kami berhasil disetujui, mulai membuat prototype. prototype perform, musik. prototype kostum, souvenir. prototype properti beserta gambar kerjanya.
tolak lagi. buat prototype lagi. lalu, tolak lagi.
kami ada disitu. kami mengalami semua itu. stress karena ide kami semua ditolak. sampai sepertinya otak sudah kering terkuras. tetap ditolak.
sebenarnya kami tengah diforsir agar dapat menciptakan yang terbaik. yang lebih baik dari parameter yang secara tidak sadar telah kami patok untuk diri sendiri. kami tengah diforsir untuk menghancurkan sugesti diri, batasan kemampuan yang kami patok secara tidak sadar.
kemampuan kami tidak berbatas. ayo, sadari itu! jangan berhenti berpikir. terus ciptakan yang lebih baik. jangan puas dengan kata cukup bagus. buatlah sesuatu yang luar biasa.

dan kami memang mampu. kami mampu melewati batasan yang kami sugestikan sendiri itu. hasilnya? perform dan musik yang luar biasa massive dan catchy. kostum-kostum dengan warna cerah, dengan bahan-bahan murah dan seadanya menghasilkan desain yang tidak terduga. menarik. souvenir yang keren banget, penanda yang dapat dikenakan wisudawan dengan bangga. properti yang besar dan sangat menguasai ruang; tentakel-tentakel yang bergerak, mata gurita yang dapat berkedip, dan kerang yang dapat membuka (bahkan kedelapan tentakel yang luar biasa besar itu, di H-1 wisuda baru jadi rangka dasar saja!). baliho-baliho, pawai, dan flyer publikasi yang sangat tidak biasa. mampu mengundang crowd yang memenuhi plawid dan labtek-labtek.

what's not to be proud of?
terimakasih ya, 2010. angkatan gue yang paling keren. sumpah, gue bangga banget sama kalian. sama kita. angkatan hujan, angkatan sangkuriang, apapunlah itu.
dan terimakasih juga untuk angkatan-angkatan atas kami. yang telah membuat kami dapat melewati batas buatan kami itu. yang telah memforsir kami untuk menciptakan yang lebih baik dari yang terbaik. dengan bentakan kalian, dengan hinaan kalian, dengan semua ancaman-ancaman konsekuensi kalian, dengan motivasi dan suntikan semangat. semuanya berharga.