Showing posts with label something unclear. Show all posts

skin can never forget the pain of the bruise that colors them a hangdog green
land can never forget the cold of the rain they soak and quiver in
coal can never forget the heat of the fire that burns them wrath and smoking
greens can never forget the kiss of the sun that keeps them gorged and growing
ones can never forget the bit of the heaps that entangles them in a wistful longing

dini hari di awal bulan oktober, bolehkah saya untuk beberapa jam berharga ini saja menyerah pada pikiran-pikiran emosional yang untuk selamanya akan selalu ditolak mentah-mentah oleh logika saya?
satu dini hari ini saja saya akan fluktuatif, emosional, kekanak-kanakan, saya akan malu habis-habisan dengan diri saya sendiri.

something you'll probably pass

yeah, more post with #nomention style of writing, hahahahaha.
just tried to defragment things, so that those which are no longer important can be abandoned pretty soon.
however, i'd like to review it not with my compulsive feeling, but i'd try to recall it with my good senses and feelings.

so, dear you,
i would like to send my greatest gratitude for your very kind consideration
for whatever it is that may have come in your mind, that may have led you to this very decision
and how you took a very careful step not to break me too much
(though, i should say, you were somehow wrong, but still i'd appreciate your kind intention)

so, dear you,
i would like to state this, just so you know
i may feel bad that things are over, but still i'm equally glad that it happened
there's nothing to regret about
i'll try to recall things as good memories
and it ensures me that you'll be a very good friend if i let you be

i won't blame you, not anyone.
i believe we have come up with the best decision anyway.

thank you, thank you very much,
(and yes, i sincerely mean it)
that's a very kind of you, sir.
i appreciate everything that happened, i expect better things to happen afterwards :)

live report

/sunday, august 28, 9.59 pm

/living room
/opening new post
/itunes playing: she & him
/tv on: manchester united vs. arsenal

something's missing, isn't it?

i don't want to sound clingy.
so please, don't turn me into one.
i'm holding back.

kejanggalan yang paling wajar

kamu mungkin tidak tahu aku sadar

dan aku mungkin tidak tahu kamu sadar
(mungkin juga tidak ingin, dan berharap semoga jangan sampai)

kapan aku akan membiarkan kamu sadar
dan kamu membiarkan aku sadar?

Because because
I'm sick of all the bones you throw
Because because
There's nothing from the seeds you sow


Because - The Bird and The Bee



(i'm all cool, it's just the expecting-and-guessing part that makes me sick.)

how does it feel like, comforted, sitting in your unknowingness?

feeling safe keeping your eyes closed, whilst blocking your hearing from the surrounding sounds,
denying anything that might harm you,
afraid of anything that might hurt you,
it's good, isn't it? you're dumb but you're fine, pretty much fine.

but someday you'll gonna have to see the brights
and once you open your eyes you'll be blinded by the light

you, who's been curling up, safe and warm in your own world,
blinded, deaf.

are you prepared?

leavingggggg

i'm not sure you will wait, but anyhow if you won't, then you will never. and i would better know it now than some other time when everything has gone much further than this. by the next sunrise i gotta go, farewell hey brant, i hope you'll wait for me to greet you again in another warm day of july. i hope you'll be doing great, with all things that need to be taken care of in this city. i know you will do.


and i hope, even if just a little, you'll miss me the way i'll do ;p

you have no idea how hard i have been trying to be pretty cautious, but it seems like i'll just end up falling clumsily for you.

well, it hasn't really happened, it's just a self-precaution, you see.
i promise i'll be careful, then can you promise me to be.... safe? safe for falling?

hmmmm

sedikit ragu mencuat, sekelibat tanya merambat. hal-hal yang tidak jelas dalam benak mendengung membuat kepala penat, andai saja tidur dapat membuat segalanya lenyap. aku berusaha meyakinkan diri, dari setiap jenak aku mengamat cepat layar dengan satu nama dalam pikiran. tak dapat kutampik bahwa hadirnya sedikit kecewa menyatakan harapan diam-diam.

kurasa kamu tengah ditunggu saat ini.

apparently, the story went on so fast that even i find it hard to keep following. for so many things to happen in such short time, i should keep my expectation low. besides, there's still much more to think about, so much consideration. am i happy? of course i am. the problem is just, where does this happiness stand? i'm afraid that i'm building it upon other people's disappointment.

i hope everything will be just okay.

this is a mamihlapinatapai, only it happens in distance, in which we did not share a look but i was pretty sure we were both staring at our own screen, hoping the same thing.


am i correct?

dear no one.

i am startled, upon seeing such an effortless beauty presented in front of me.

well, please never assume 'beauty' as the way eyes consume. it's way too narrow. too shallow. too stereotypical. no, the beauty pampers all my five senses. how come could there be such a thing that awes all senses at once?
such a thing can't be savored in short time.
stay longer, would you?

lalu,

berjingkat hati-hati, jengkal demi jengkal, ujung jemari kakimu mencium tanah basah.

mata terpejam.
sebentar-sebentar, muncul bergantian. tak singgah lama namun menyita. tercuplik sepotong percakapan, tatapan, senyuman, pemandangan, tempat-tempat, suara, tulisan, pikiran. abstraksi dari kenyataan. bercampur.
kamu tahu, aku tidak mau dipikirkan.
kamu membuka mata.
buat apa berjingkat? tidak ingin didengar, oleh siapa?
kamu biarkan telapak kakimu menyapa tanah basah.
sekarang, jalanmu cepat.

;(

bodoh, dasar bodoh

jariku masih bersilang dan aku masih terus berharap diam-diam, harapan yang digumamkan karena tak berani diucapkan keras-keras.
harapan tentang kebetulan. bahwa kebetulan akan terjadi, dan Tuhan akan mengaturkannya untukku.
walaupun aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan kalau benar Tuhan akhirnya meletakkanku dalam situasi 'kebetulan' itu. aku tidak tahu. mungkin saja aku tidak melakukan apa-apa. hanya bersyukur, karena kebetulan itu dihadirkan untukku.

well well

most likely it goes that way

does it make me mean? does it make me a backstabber?
i don't think so, since i just chose to keep quiet and i promise i won't make a move, since i'm just not going to go to such depth.
i'm not supposed to make a move, but if it's not me then it's a different story, isn't it?

empat belas perempatan, tujuh pertigaan. menghasilkan seribu seratus tujuh puluh enam kemungkinan rute perjalanan. belum lagi jalan-jalan kecil yang tak terlacak di peta, dapat menambah besar lagi angkanya.

jalan yang kutempuh telah jauh rupanya, dan di antara ribuan kemungkinan rute yang dapat kupilih, sepertinya perjalanan yang barusan tidak asing.
pemandangannya serupa, tapi aku tidak tahu apakah akhirnya akan sama.

fishy talk

jadi dulu jualan ikan di pasar suci, mungkin emang banyak yang jual ikan juga, tapi kan banyak jualan lain kayak sayur, bumbu masak, yah sebutlah apapun itu. mungkin gak semua orang datang kesitu buat cari ikan, tapi pasti bakal keciri sebagai penjual ikan, dan orang yang cari ikan kesitu bakal lebih nyiriin tempat itu sebagai tempat beli ikan.

sekarang jualan ikannya pindah, ke pasar ikan. emang sih, semua orang yang dateng kesitu ya pasti dateng buat beli ikan, kan? dijamin gak salah tempat. tapi ya resikonya, kalo gak ngejual ikan yang paling segar dan harganya paling menguntungkan ya.... kalah. ga akan diliat. kios ikan yang ga akan dilirik. kalo pas jualannya di pasar suci, pasti dilirik soalnya satu-satunya tempat yang jualannya cuma ikan. kalo disini? berjejer kios-kios ya semua ikan yang dijual. mau gak mau ikannya harus segar. harganya harus murah, tapi ga miring-miring amat ya nanti rugi dong, lagian orang jaman sekarang juga pasti ragu mau beli kalo harganya terlalu murah.

jadi mending jual ikan dimana?

hmmmm

early morning before the car took me home i knocked on the window and you smiled
and it never disappears.
i'm astonished.
but i really wish i can see no more.
nope, i'm not going to wish for more, this i promise you.

impulsif

saat aku bilang senang itu memang aku senang

tapi kata senang itu beda dengan bahagia dan itu bukan bahagia
karena ledakan api yang besar memang cepat padamnya

dan memang ada saatnya kayunya akan habis lapuk membakar api
dan menyiram minyak tanah juga tak ada gunanya
yasudah apinya padam
dan ledakan api yang barusan sepertinya menarik, tapi kan sebentar juga habis ya

mengapa nyala api hanya seumur batang kayunya?

ah, tapi nyala oranyenya masih tersisa di mata walaupun aku menatap ke arah lain.
dan di ujung jariku masih tersisa hangatnya.
aku mau api lagi.